No comments yet

Menggagas Insiasi Program Adaptasi Perubahan Iklim di Toraja, Toraja Utara, Enrekang dan Pinrang

TLKM.or.id – Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) bersama Yayasan Alumni Kehutanan Universitas Hasanuddin, serta perwakilan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin menggelar rapat bersama membahas kerjasama dalam menjemput peluang program hibah adaptasi perubahan iklim oleh Kemitraan-Adaptation Fund pada Jumat (17/03) bertempat di ruang rapat dosen Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin.

Pertemuan ini dimulai dengan pemaparan informasi-informasi mulai dari tujuan dan maksud program yang akan dilakukan, sampai kepada hal-hal teknis dalam mendevelop proposal program adaptasi perubahan iklim ini. Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan gagasan dan site project yang akan diambil. TLKM sebagai lembaga swadaya masyarakat sudah seharusnya memberikan sumbangsih yang lebih dalam pendampingan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga tak heran jika gagasan-gagasan yang terkait dengan peningkatan kualitas sumberdaya alam dan sumberdaya manusia mampu dihadirkan. Dan pada kesempatan ini, TLKM memberikan gagasan berupa Pengelolaan pangan hutan DAS Saddang yang mencakup 4 Kabupaten yaitu Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang dan Pinrang dengan pendorongan Kawasan Perhutanan Sosial di daerah hulu dan rehabilitasi pesisir di daerah hilir.

Selain itu, Hasil rapat tersebut juga memunculkan rencana kerjasama yang akan dibuat dalam bentuk konsorsium antara TLKM, Yayasan Alumni Kehutanan Unhas, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, serta lembaga-lembaga lokal di daerah site project yang terpilih nantinya.

Kemitraan selaku Implementing Entity dari program adaptasi perubahan iklim Adaptation Fund ini membuka peluang bagi organisasi masyarakat sipil baik Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Universitas, Lembaga Penelitian, maupun lembaga riset non-pemerintah untuk menjadi Implementing Partner dengan mengajukan proposal program adaptasi perubahan iklim yang bertema ketahanan pangan. Kemitraan menerangkan dalam term of reference-nya bahwa program adaptasi ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas penduduk dan institusi lokal, serta masyarakat yang rentan, untuk beradaptasi dan meningkatkan ketangguhan terhadap dampak perubahan iklim saat ini ataupun di masa datang.

Pertemuan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Kehutanan Unhas, Prof. Yusran Jusuf, Ketua Yayasan Alumni Kehutanan Unhas, Nurdin Radja, segenap dosen Fakultas Kehutanan Unhas, pengurus Yayasan Alumni Kehutanan Unhas, dan juga pengurus TLKM. Harapannya agar pelaksanaan program ini nantinya akan mengembangkan kapasitas dari masing-masing anggota, dan yang tak kalah penting dapat turut memberi kontribusi yang besar bagi rencana adaptasi perubahan iklim Indonesia.

Post a comment