Inisiasi Penyusunan RAD PI di Tana Toraja bersama CSC

Program Climate Smart Community telah melaksanakan kegiatan Kick Off dan Bimbingan Teknis Penyusunan Dokumen Rencana Adaptasi Daerah Perubahan Iklim (RAD PI) Tana Toraja. Kegiatan dilangsungkan pada Kamis, 22 Februari 2024 bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabupaten Tana Toraja.

Kegiatan Dibuka oleh Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung yang meyambut baik para peserta yang hadir serta menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini.  Juga turut hadir Program Manager Climate Smart Community, Teguh Bimantara menyampaikan harapannya melalui kegiatan ini akan tercipta satu dokumen yang dapat memuat kolaborasi dan sinergi antar setiap unsur yang tergabung dalam program ini.

Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Nurhaeni menyampaikan pesan dalam sambutannya yang menekannkan pada pentingnya dokumen RAD PI yang akan disusun benar-benar dipahami oleh semua pihak yang terlibat sebelum dokumen disahkan dan disosialisasikan. Nurhaeni juga memberikan poin-poin penting yang harus termuat dalam dokumen RAD PI ini.

Kegiatan ini akan berlangsung dalam berbagai serial pertemuan sampai terciptanya dokumen RAD PI yang dapat diterapkan kedepannya di Tana Toraja, selaku pelaksana kegiatan, Faisal Alamin menargetkan penyusunan dokumen ini akan rampung sebelum program berakhir, dia optimis kegiatan ini akan berhasil karena semangat dan komitmen para pihak yang terlibat.

Sebelum ini sudah terlebih dahulu dilaksanakan kegiatan pertemuan multipihak yang terdiri dari berbgai unsur masyarakat, organisasi perangkat daerah Tana Toraja, bersama Bappeda untuk membangun kesepahaman dan komitmen dalam menentukan arah dan capaian kedepan.

RAD API merupakan dokumen yang berisi dokumen rencana aksi adaptasi menghadapi perubahan iklim, berisi perencanaan multi sektor dalam mencapai tujuan mengurangi dampak dari perubahan iklim melalui bentuk-bentuk adaptasi di masyarakat. Maka dari itu dibutuhkan kelompok yang menghimpun berbagai bidang dan latar belakang untuk berkolaborasi membentuk perencanaan aksi yang komperhensif.

Faisal Alamin menambahkan penyusunan RAD PI di Tana Toraja ini bukan yang pertama kali dilakukan, sebelumnya melalui program KAPABEL telah dilakukan inisiasi yang sama, namun seiring pergantian di dalam tubuh pemerintahan dan kondisi perubahan iklim terkini, diperlukan beberapa pembaruan dan prediksi yang lebih akurat, agar dokumen baru ini kedepannya dapat bertahan lama sebagai acuan dalam membuat program di daerah.

SHARE POST