No comments yet

Rumah Bibit Rotan; Harapan Baru Masyarakat Bonehau

TLKM.or.id – Program Sentra Industri Rotan Berkelanjutan yang dilaksanakan oleh Konsorsium Pengelolaan Sumber Daya Alam Berbasis Masyarakat (PSDABM) Mamuju di tiga desa di Kecamatan Bonehau, Mamuju hampir memasuki akhir periode pelaksanaannya. Pembangunan rumah bibit (nursery) yang dilakukan di Desa Bonehau, Desa Hinua dan Desa Tamalea beberapa waktu, kini telah terkelola dengan baik. Masyarakat yang tergabung kedalam kelompok-kelompok tani juga telah didampingi dan dilibatkan dalam setiap kegiatan yang terkait. Kegiatan pelatihan dan workshop telah diikuti oleh kelompok-kelompok tani. Pelatihan dan workshop yang dilaksanakan mengarah kepada peningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola nursery, budidaya dan pemanenan rotan.

Antusias masyarakat dalam mengelola rumah bibit cukup tinggi. Setiap hari masyarakat membersihkan areal rumah bibit dan ketika menjelang sore hari seluruh bibit dalam bedengan disiram perlengkapan yang telah disiapkan sebelumnya. Bahkan kegiatan tersebut sudah menjadi rutinitas keseharian masyarakat. Di dalam rumah bibit (nursery) tidak hanya terdapat bibt rotan saja tetapi bibit tanaman Multi Purpose Trees Species (MPTs) juga ada. Tanaman MPTs seperti durian dan sukun nantinya diharapakan mampu tetap menjaga ketersediaan naungan rotan, hal tersebut dipastikan dapat mempertahankan sifat-sifat tanah yang diperlukan untuk menunjang pertumbuhan tanaman lain disekitarnya. Namun, disisi lain kedua tanaman tersebut bisa dimanfaatkan buahnya yang juga mampu menunjang kebutuhan masyarakat baik dari segi fisiologis maupun ekonomis.

Tingginya antusias masyarakat dalam mengelola rumah bibit tak lepas dari harapan atas manfaat yang dirasakan nantinya. Martinus selaku ketua kelompok tani pengelola nursery yang di Hinua turut menyampaikan harapannya.

“Mungkin sekarang kita (masih) menyiram dan membersihkan bibit-bibit tapi nanti ketika bibit telah menjadi rotan dan diolah menjadi produk kerajinan atau furniture pasti masyarakat juga yang dapat untung,” ujar Martinus.

Sejalan dengan harapan masyarakat terkait program sentra industri rotan masyarakat ini, pihak Konsorsium PSDABM-Mamuju yang terdiri dari Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM), Perkumpulan Inisiatif, Sande’ Institute dan Serikat Perempuan Bonehau (SPB) tak hentinya melakukan pendampingan desa dan pendampingan teknis dari awal pelaksanaan program hingga akhir secara terus menerus dimasing-masing unit pengelolaan.

Post a comment