No comments yet

Nursery Pada Tiga Desa di Kec. Bonehau Telah Diresmikan

TLKM.or.id – Pada hari Selasa (23/05) bersamaan dengan pertemuan yang membahas penjaminan akses legal dalam pemungutan rotan dan kerjasama Izin Pemungutan Hasil Hutan Bukan Kayu (IPHHBK), dilaksanakan pula kegiatan peresmian Nursery yang telah dibangun pada Tiga Desa di Kec. Bonehau. Peresmian Nursery tersebut menjadi kebahagiaan bersama antara Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) dan Tiga lembaga lain yang tergabung dalam Konsorsium PSDABM-Mamuju,  masyarakat pengelola rotan di Tiga desa yakni Desa Hinua, Desa Tamalea dan Desa Bonehau serta pemangku kepentingan lainnya yang terlibat langsung dalam program Sentra Rotan Berkelanjutan.

Pengembangan Nursery kedepannya akan menjadi pusat Budidaya Tanaman Kehutanan yang ada di Kabupaten Mamuju.

Peserta yang hadir pada acara peresmian yakni, pihak Dinas Kehutanan Provinsi, KPH-P Karama, Camat Bonehau, Aparatur Desa Bonehau, Hinua dan Tamalea Kecamatan Bonehau, “Tobara” atau Ketua Adat Bonehau, Koperasi dan Ketua KTH di 3 Desa.

Pada pembukaan diawali dengan sambutan hangat dan laporan progres kegiatan dari Project Manager Konsorium PSDABM-M, Nurdin Dalya yang menyatakan, “Pembangunan yang dilaksanakan di 3 desa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target waktu penyelesaian, hal tersebut tentu saja berkat bantuan dan dukungan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat ditambah masyarakat yang dilibatkan langsung dalam proses pembangunan Nursery.

Pada kesempatan ini, dilakukan pula penyerahan bibit secara simbolis dari manajemen ke masing-masing kepala desa. Penyerahan bibit ini menyimbolkan penyerahan asset yang telah dibangun oleh manajemen PSDABM-Mamuju ke pemerintah Desa selaku permakilan dari masyarakat. Selain itu, juga dilakukan ritual adat yang dipimpin oleh To Bara Timba Bonehau dengan memanjatkan puja puji atau doa dalam Bahasa daerah setempat.

“Pembangunan nursery akan berakhir pada akhir bulan Mei 2017 ini, sebelum memasuki bulan suci Ramadhan,” kata Nurdin.

Lanjutnya, 3 unit nursery yang dibangun masing-masing memiliki daya tampung produksi berkapasitas 140.000 bibit.

Harapan Nurdin, kelak nursery dapat menjadi salah satu solusi dalam kegiatan replanting (penanaman kembali) dan reenrichment (pengayaan) tanaman rotan dan MPTs. Yang menarik dalam peresmian ini, Tobara yang hadir melakukan ritual adat berupa pelepasan ayam dan doa sebagai simbol peresmian nursery di 3 desa di Kabupaten Mamuju.

Post a comment