No comments yet

TLKM dan BPDAS Saddang Bermitra Dalam Observasi Sosek Di Kabupaten Pinrang

TLKM.or.id – Tim Layanan Kehutanan Masyarakat (TLKM) dan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) melakukan observasi lapangan terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat di Kabupaten Pinrang. Observasi ini bertujuan agar mengetahui tingkat perekonomian yang ada di Kabupaten Pinrang. Beberapa waktu lalu, TLKM sudah melakukan observasi awal di lapangan untuk mengetahui kondisi masyarakat sekitar DAS Saddang lebih khususnya di dua Desa yakni, Desa Sikkuale dan Desa Salipolo, Kabupaten Pinrang.

Berdasarakan data RPJMDes kedua Desa ini, dapat diketahui kondisi sosial dan ekonomi masyarakat seperti Desa Sikkuale terkait data kependudukan, tingkat kesejahteraan dan tingkat pendidikan. Jumlah usia produktif lebih banyak dibandingkan dengan usia anak-anak dan lanjut usia. Perbandingan usia anak-anak, produktif dan lanjut usia adalah 20,10% : 46,56% : 33,33%. Jumlah KK sejahtera mendominasi yaitu 36,21% dari total KK, KK prasejahtera 36,96%, KK sedang 20,18%, KK kaya 2,23% dan KK miskin 15,41%. Pada tingkat pendidikan, kesadaran pentingnya pendidikan terutama pada pendidikan 9 tahun baru terjadi beberapa tahun ini sehingga jumlah lulusan SD dan SLTP mendominasi pringkat pertama.

Mata pencaharian masyarakat di Desa Sikkuale pada umumnya 507 orang sebagai buruh tani. Buruh tani mengerjakan tanah pertanian sebagai tenaga harian lepas, penghasilan buruh tani biasanya rendah, mereka diberi upah oleh para tuan tanah. Selain sebagai buruh tani 142 orang bekerja sebagai petani baik sebagai petani penggarap atau sebagai petani pemilik lahan. Selain mata pencaharian masyarakat bersumber dari buruh tani dan petani, masyarakat Desa Sikkuale memiliki beberapa sector-sektor sumber mata pencaharian seperti peternak, PNS, pensiunan, supir dan bekerja sebagai perangkat desa.

Berdasarkan data kependudukan dari RPJMDes, tingkat kesejahteraan dan tingkat Pendidikan yaitu Jumlah usia produktif lebih banyak dibandingkan usia anak-anak dan lanjut usia. Perbandingan usia anak-anak, produktif, dan lanjut usia adalah 27,83% : 56,50% : 15,67% dari 1.813 jumlah penduduk. Pada tingkat kesejahteraan penduduk, jumlah KK sejahterah mendominasi yaitu 20% dari total KK, KK prasejahterah 5%, KK sedang 7%, KK kaya 28% dan KK miskin 40% dan untuk tingkat pendidikan, mayarakat baru menyadari pentingya pendidikan terutama pendidikan 9 tahun oleh sebab itu kasus yang dialami desa salipolo dan sikkuale dalam dunia pendidikan sama, dimana jumlah lulusan SD dan SLTP mendominasi peringkat pertama.

Terkait mata pencaharian, Desa Salipolo dan Desa Sikkuale bersumber dari sektor yang serupa, namun di Desa Salipolo mata pencaharian masyarakat pada umumnya bersumber dari sektor pertanian dimana masyarakat sebagai petani 317 orang baik status lahan milik maupun garapan dan sebagai buruh tani 190 orang, selain 2 mata pencaharian masyarakat tersebut sebagian masyarakat Desa Salipolo bekerja sebagai tukang kayu, tukang batu, tukang jahit dan Sebagai perangkat desa.

Post a comment